Piala Dunia 2022 Qatar menyita perhatian dunia, tak terkecuali sosok Harry Kane, kapten timnas Inggris. Kemampuannya yang luar biasa di lapangan hijau, dipadu kepemimpinan yang solid, menjadikan Kane sebagai pusat perhatian. Artikel ini akan mengulas profil lengkap sang kapten, mulai dari perjalanan karier hingga kontroversi yang menyertainya di ajang bergengsi tersebut.
Prestasi gemilang Kane di kancah internasional membuatnya menjadi ikon sepak bola Inggris. Ketajamannya mencetak gol dan kemampuan memimpin tim telah membawanya ke puncak karier.
Profil dan Biodata Harry Edward Kane
Harry Edward Kane, lahir di Walthamstow, Inggris, 28 Juli 1993. Usianya yang menginjak 29 tahun di tahun 2022 tak mengurangi sedikit pun semangat juang sang kapten.
Ia menganut agama Kristen dan memiliki kewarganegaraan ganda, Inggris dan Irlandia. Dengan tinggi badan 188 cm, Kane memiliki fisik ideal untuk seorang penyerang.
Kane dikenal dengan nomor punggung 10 di Tottenham Hotspur dan 9 di timnas Inggris. Ia mengandalkan kaki kanannya dalam bermain dan berposisi sebagai penyerang.
Profesi utamanya adalah pemain sepak bola profesional. Saat ini, Kane bermain untuk klub elite Tottenham Hotspur. Zodiaknya Leo, menunjukkan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Ia telah membina rumah tangga dengan Katie Goodland dan dikaruniai anak bernama Ivy Jane Kane. Akun media sosialnya aktif dan mudah diakses melalui @harrykane (Instagram), @hkane (Twitter), dan Harry Kane Official (Facebook).
Perjalanan Karier Cemerlang Harry Kane
Karier junior Kane dimulai sejak usia dini, ia bergabung dengan beberapa klub muda seperti Ridgeway Rovers (1999-2001, 2002-2004), Arsenal (2001-2002), Watford (2004), dan akhirnya menetap di akademi Tottenham Hotspur (2004-2009).
Pada jenjang senior, Kane memulai kariernya di Tottenham Hotspur sejak tahun 2009 hingga saat ini. Sepanjang perjalanan, ia juga sempat dipinjamkan ke beberapa klub lain, seperti Leyton Orient (2011), Millwall (2012), Norwich (2012-2013), dan Leicester City (2013).
Di tim nasional Inggris, Kane juga menorehkan prestasi membanggakan. Ia memulai kariernya di timnas U-17 tahun 2010. Kemudian, ia juga membela timnas U-19 (2010-2012), U-20 (2013), dan U-21 (2013-2015) sebelum akhirnya membela timnas senior Inggris sejak tahun 2015 hingga sekarang.
Kontroversi dan Ancaman FIFA
Di Piala Dunia 2022, Kane menghadapi ancaman dari FIFA terkait penggunaan ban kapten berbendera pelangi (LGBT). FIFA mengancam akan memberikan kartu kuning kepada pemain yang menggunakan ban tersebut.
Sikap Kane yang tetap menggunakan ban kapten tersebut menunjukkan komitmennya terhadap isu kesetaraan. Hal ini tentu menuai berbagai reaksi dari berbagai pihak.
Meskipun demikian, fokus utama Kane tetaplah pada pertandingan dan raihan prestasi bersama timnas Inggris. Pertandingan melawan Iran menjadi pembuka perjalanan tim di Piala Dunia 2022.
Pertandingan tersebut akan menjadi momen penting bagi Kane dan Inggris untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kehadiran Kane di lapangan hijau akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta sepakbola.
Meskipun timnas Inggris mengalami penurunan performa dan degradasi dari UEFA Nations League, Kane tetap diandalkan untuk membawa tim meraih kemenangan. Dukungan dari para pendukung tetap menjadi penyemangat bagi tim.
Timnas Inggris, dengan segudang bintangnya, tetap menjadi tim favorit di grup B. Namun, perjalanan di Piala Dunia 2022 penuh tantangan, mengingat Iran, Amerika Serikat, dan Wales juga merupakan tim yang kuat.
Kane telah menorehkan tinta emas dalam sejarah sepakbola Inggris, dan Piala Dunia 2022 menjadi panggung bagi sang kapten untuk kembali membuktikan diri. Semoga perjalanan Kane dan timnas Inggris di Piala Dunia 2022 dapat berjalan lancar dan penuh prestasi.





