Rahasia Sukses Warung Bu Rini: KUR BRI & Sembako

Redaksi

Rahasia Sukses Warung Bu Rini: KUR BRI & Sembako
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Kisah Sukses Warung Bu Rini: Modal KUR BRI, Omzet Jutaan Rupiah

Tono dan Rini, pasangan suami istri asal Desa Neglasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, membuktikan bahwa usaha kecil menengah (UKM) bisa berkembang pesat dengan modal yang tepat. Berawal dari pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2015, mereka kini sukses mengelola Warung Bu Rini dengan omzet harian mencapai ratusan ribu rupiah. Ketekunan dan strategi bisnis yang tepat menjadi kunci kesuksesan mereka.

Pinjaman KUR BRI senilai Rp15 juta menjadi modal awal bagi Tono dan Rini untuk mendirikan warung sembako mereka. Proses pengajuannya terbilang mudah dan cepat, hanya membutuhkan waktu dua minggu untuk pencairan dana. Hal ini menunjukkan kemudahan akses permodalan yang ditawarkan oleh program KUR BRI bagi pelaku UMKM.

Membangun Warung Bu Rini dari Nol

Warung Bu Rini yang berlokasi strategis di pemukiman warga, menawarkan berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula, dan lainnya. Meskipun bukan toko grosir, warung ini tetap ramai pembeli karena aksesnya yang mudah dan harga yang kompetitif.

Pendapatan kotor warung Bu Rini mencapai Rp600.000 hingga Rp700.000 per hari. Keuntungan tersebut kembali diputar untuk membeli stok barang dari grosir, memastikan ketersediaan barang dagangan yang memadai. Tono sendiri yang bertugas membeli stok barang, sementara istrinya, Rini, mengelola warung dan melayani pelanggan.

Keberhasilan Warung Bu Rini tak lepas dari pengelolaan yang efisien. Tanpa karyawan tambahan, Tono dan Rini mampu mengelola warung dengan baik dan menghasilkan keuntungan yang signifikan.

Rahasia Sukses: KUR BRI dan Strategi Bisnis

Tono memilih KUR BRI karena suku bunga yang rendah. Cicilan bulanan yang mereka bayarkan hanya sekitar Rp2 juta. Kemudahan akses dan bunga yang terjangkau menjadikan KUR BRI pilihan yang tepat bagi mereka untuk mengembangkan usaha.

Keuntungan yang didapat dari warung digunakan untuk pengembangan usaha dan memenuhi kebutuhan keluarga. Hal ini menunjukkan keberhasilan mereka dalam mengelola keuangan dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Saat ini, Tono dan Rini bahkan telah berhasil mendapatkan pinjaman KUR BRI kembali, kali ini senilai Rp75 juta, untuk ekspansi usaha mereka.

Tips Mendapatkan Persetujuan KUR BRI

Kesuksesan Tono dan Rini mendapatkan pinjaman KUR BRI berkali-kali juga bisa ditiru oleh pelaku UMKM lainnya. Berikut beberapa tips agar pengajuan KUR BRI mudah disetujui, berdasarkan informasi dari laman resmi bri.co.id:

  • Jaga Skor Kredit: Hindari tunggakan pembayaran dan jangan terlalu banyak meminjam dari pinjaman online.
  • Hindari Transaksi Mencurigakan: Jangan gunakan rekening untuk transaksi berisiko tinggi, seperti judi online.
  • Gunakan Dana untuk Usaha: Pastikan dana KUR digunakan sesuai dengan tujuan yang diajukan.
  • Lunasi Pinjaman Lama: Jangan mengajukan KUR baru jika pinjaman lama belum lunas.
  • Siapkan Dokumen Usaha: Siapkan laporan keuangan sederhana, izin usaha, dan bukti transaksi usaha.
  • Konsultasi dengan Petugas BRI: Diskusikan kelayakan pengajuan sebelum mengajukan kredit.

Dengan mengikuti tips di atas, peluang mendapatkan persetujuan KUR BRI akan semakin besar.

Sebagai informasi tambahan, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp184,98 triliun sepanjang tahun 2024 kepada 4 juta debitur UMKM. Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, berkomitmen untuk terus mengoptimalkan program KUR BRI demi mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

Suksesnya Warung Bu Rini menjadi bukti nyata bahwa dengan modal yang tepat, pengelolaan yang baik, dan semangat yang tinggi, pelaku UMKM dapat meraih kesuksesan dan berkontribusi pada perekonomian nasional. Kisah mereka menginspirasi para pelaku usaha mikro lainnya untuk berani memulai dan mengembangkan bisnisnya.

Also Read

Tags

Leave a Comment