Anggota Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbeleka, mengecam keras keberadaan grup Facebook “Fantasi Sedarah” yang menyebarkan konten penyimpangan seksual bertema inses. Ia mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap admin dan anggota aktif grup tersebut.
Martin menilai, konten-konten dalam grup tersebut sangat meresahkan dan berbahaya, karena melanggar hukum, norma kesusilaan, dan nilai-nilai moral masyarakat Indonesia. Dampaknya pun bisa sangat luas, terutama pada generasi muda.
Tuntutan Penangkapan Admin dan Anggota Aktif “Fantasi Sedarah”
Martin menegaskan, tindakan yang dilakukan admin dan anggota aktif grup “Fantasi Sedarah” merupakan pelanggaran serius yang berpotensi menjerumuskan masyarakat, khususnya generasi muda, ke dalam perilaku menyimpang. Ia mendesak Kepolisian RI dan unit siber untuk segera bertindak.
Legislator Gerindra ini menekankan pentingnya penegakan hukum di ruang siber. Negara, menurutnya, tidak boleh kalah dengan penyimpangan moral yang terjadi di dunia maya.
Bahaya Konten Bertema Inses dan Pentingnya Kewaspadaan Masyarakat
Martin mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap konten-konten daring yang melanggar norma dan merusak moral bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan konten-konten serupa kepada pihak berwajib atau melalui kanal resmi pemerintah.
Perlindungan terhadap generasi muda dan moral bangsa, kata Martin, merupakan tanggung jawab bersama. Penting untuk menciptakan ruang siber yang aman dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Langkah-Langkah Penyelidikan oleh Kepolisian
Direktorat Siber Polda Metro Jaya telah melakukan penelusuran terhadap grup Facebook “Fantasi Sedarah”. Mereka berkoordinasi dengan Meta dan Kominfo untuk melacak identitas admin dan anggota grup tersebut.
Penyelidikan telah berlangsung sejak pekan lalu. Polisi tengah berupaya mengungkap identitas para pelaku di balik penyebaran konten-konten yang meresahkan tersebut.
Kerjasama dengan Pihak Terkait
Kerjasama dengan Meta dan Kominfo sangat penting untuk melacak aktivitas online yang melanggar hukum. Kedua instansi ini memiliki akses dan teknologi yang dapat membantu polisi dalam penyelidikan.
Pentingnya Peran Masyarakat
Selain upaya penegakan hukum, peran masyarakat juga sangat penting dalam memberantas penyebaran konten-konten negatif di media sosial. Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan temuan konten serupa kepada pihak berwajib.
Peristiwa ini menyoroti betapa pentingnya pengawasan dan edukasi di dunia digital. Selain penegakan hukum yang tegas, dibutuhkan juga kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menciptakan ruang siber yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda Indonesia. Harapannya, kejadian serupa tidak terulang kembali dan generasi muda terlindungi dari pengaruh negatif konten-konten yang merusak moral.





