Pratama Arhan: Kuliah di Thailand, Karier Moncer di Indonesia

Redaksi

Pratama Arhan: Kuliah di Thailand, Karier Moncer di Indonesia
Sumber: Liputan6.com

Pemain Tim Nasional Indonesia, Pratama Arhan, tengah menjalani karier profesionalnya di Bangkok United, Thai Premier League, Thailand. Ia telah bermain dalam 11 pertandingan dan mencatatkan satu assist sebagai bek kiri.

Meskipun sibuk dengan karier sepak bolanya, Arhan tetap berkomitmen pada pendidikan. Ia melanjutkan pendidikan Strata-1 di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Semarang.

Komitmen Pratama Arhan pada Pendidikan

Arhan rutin bolak-balik Indonesia-Thailand untuk kuliah. Sebelumnya, ia bermain di Suwon FC, Korea Selatan. Jika jadwal kuliah bentrok dengan pertandingan, ia mengikuti kuliah daring.

Suami Azizah Salsha ini adalah mahasiswa Program Sarjana Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Udinus. Ia kini berada di semester akhir.

Unggahan akun Instagram resmi Udinus pada awal Mei 2025 menunjukkan Arhan aktif di kelas. Kehadirannya menarik perhatian mahasiswa lain.

Arhan terlihat fokus mengikuti mata kuliah Pemasaran Digital. Ia tampak antusias bisa kembali kuliah tatap muka.

Witan Sulaeman: Pendidikan di Tengah Karier Sepak Bola

Pemain Timnas Indonesia lainnya, Witan Sulaeman, juga memprioritaskan pendidikan. Ia tetap berkuliah di Universitas Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah.

Video di TikTok menunjukkan Witan hadir di kelas kuliah. Ia terlihat mengenakan jas almamater dan disambut antusias oleh teman-temannya.

Witan datang ke kelas ditemani istrinya, Rismahani. Keduanya tampak malu-malu saat memasuki ruangan.

Sepatu Witan, merek Christian Dior seharga Rp26 juta, menjadi sorotan. Kehadiran pasangan ini juga menarik perhatian warganet.

Witan kerap membagikan momen romantis bersama istri di media sosial. Keduanya menikah pada Mei 2022 di Palu.

Beasiswa untuk Pemain Timnas Indonesia

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberikan beasiswa kepada beberapa pemain Timnas. Marselino Ferdinan, peraih medali emas SEA Games 2023, adalah salah satunya.

Empat pemain Timnas lainnya juga mendapatkan beasiswa dari Unesa. Mereka adalah Marcell Januar Putra, Hugo Samir, Arsa Ramadan Ahmad, dan Brylian Aldama.

Rektor Unesa menjelaskan beasiswa ini sebagai bentuk apresiasi. Unesa bahkan menawarkan beasiswa hingga S2 dan kesempatan menjadi dosen.

Kurikulum khusus disiapkan untuk atlet penerima beasiswa. Unesa berharap para atlet bisa menyelesaikan kuliah dalam waktu kurang dari 4 tahun.

Contohnya Rachmat Irianto, yang telah menyelesaikan S1 dan ditawarkan beasiswa S2. Unesa berkomitmen mendukung pendidikan atlet berprestasi.

Kisah Pratama Arhan dan Witan Sulaeman menunjukkan dedikasi atlet dalam menyeimbangkan karier profesional dengan pendidikan. Komitmen universitas seperti Unesa juga berperan penting dalam mendukung cita-cita atlet untuk meraih pendidikan tinggi. Hal ini menjadi contoh inspiratif bagi atlet muda lainnya untuk tetap mengejar pendidikan di tengah kesibukan karier.

Also Read

Tags

Leave a Comment