Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan pidato inspiratif di Konferensi Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) ke-19 di Jakarta. Pidatonya berfokus pada teladan kepemimpinan dari tokoh-tokoh Islam terkemuka, menekankan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan amanah dan bukan semata-mata mengejar kekuasaan.
Prabowo mengajak para peserta konferensi untuk merenungkan kisah-kisah inspiratif tersebut sebagai panduan dalam menghadapi tantangan dunia Islam saat ini. Ia menekankan relevansi nilai-nilai tersebut dalam konteks kepemimpinan modern.
Keteladanan Salahuddin Al-Ayyubi: Keadilan dan Kemanusiaan
Prabowo memulai pidatonya dengan menceritakan kisah Salahuddin Al-Ayyubi, penakluk Yerusalem. Ia menggarisbawahi tindakan Salahuddin yang penuh keadilan dan kemanusiaan setelah berhasil merebut kota suci tersebut.
Salahuddin, menurut Prabowo, memberikan jaminan keamanan kepada musuh-musuhnya, menunjukkan kepemimpinan yang berfokus pada perlindungan bagi yang lemah dan tertindas. Ini menjadi contoh penting dalam dunia yang masih dipenuhi konflik dan kebencian.
Khalid bin Walid: Ketaatan dan Pengabdian Tanpa Pamrih
Selanjutnya, Prabowo mengangkat kisah Khalid bin Walid, seorang komandan militer Muslim yang terkenal dengan rekam jejaknya yang gemilang. Prabowo memuji Khalid atas ketaatannya pada pemimpin dan umatnya.
Meskipun tak pernah terkalahkan dalam setiap peperangan yang dipimpinnya, Khalid dengan lapang dada menerima keputusan untuk turun dari jabatannya. Sikap ini mencerminkan pengabdian dan keikhlasan yang tinggi.
Kekuasaan Sebagai Amanah, Bukan Tujuan
Dari kisah-kisah tersebut, Prabowo menarik kesimpulan penting tentang makna kepemimpinan sejati. Ia menekankan bahwa kekuasaan bukanlah tujuan utama, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Keikhlasan dan ketaatan yang ditunjukkan oleh Salahuddin Al-Ayyubi dan Khalid bin Walid menjadi contoh nyata bagaimana kepemimpinan yang efektif harus didasarkan pada pengabdian dan kesejahteraan rakyat.
Pesan Prabowo merupakan pengingat penting bagi para pemimpin di seluruh dunia, bahwa kekuasaan harus digunakan untuk melayani rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi. Nilai-nilai kepemimpinan yang diajarkan oleh tokoh-tokoh Islam tersebut tetap relevan dan sangat dibutuhkan di era modern ini.
Pidato Prabowo memberikan inspirasi dan menjadi pengingat akan pentingnya mengedepankan keadilan, kemanusiaan, dan pengabdian dalam mengemban amanah kepemimpinan.





