Peluang Magang Jepang: Kemnaker Buka Kuota Baru di Mie

Redaksi

Peluang Magang Jepang: Kemnaker Buka Kuota Baru di Mie
Sumber: Detik.com

Indonesia dan Jepang semakin memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Kesepakatan baru ini difokuskan pada peningkatan jumlah peserta pemagangan teknis (PPT) Indonesia yang akan bekerja di Prefektur Mie, Jepang.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya meningkatkan peluang kerja bagi warga Indonesia, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di mata internasional. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) menandai langkah signifikan dalam mencapai tujuan tersebut.

Peningkatan Kuota Pemagangan Teknis Indonesia di Prefektur Mie

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan Pemerintah Prefektur Mie, Jepang, resmi menandatangani MoU pada Rabu (7/5). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker Agung Nur Rohmad dan Gubernur Prefektur Mie Ichimi Katsuyuki.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turut menyaksikan penandatanganan tersebut. Beliau menekankan pentingnya kerja sama ini sebagai strategi jangka panjang untuk mencetak SDM Indonesia yang unggul dan kompetitif di pasar global.

MoU ini meliputi dukungan penuh dalam pengembangan, pengiriman, dan penerimaan PPT Indonesia di Prefektur Mie. Kerja sama juga mencakup promosi peluang pemagangan melalui berbagai saluran, termasuk pertukaran internasional dan bursa kerja.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk membangun mekanisme berbagi informasi yang efektif guna memastikan keberhasilan program pemagangan dan pembinaan para alumni PPT. Hal ini bertujuan untuk memastikan transisi karir yang lancar bagi para peserta setelah menyelesaikan program pemagangan.

Manfaat Kerja Sama untuk Indonesia

Kerja sama ini membuka akses bagi lebih banyak warga Indonesia untuk mengikuti program pemagangan di Jepang. Program pemagangan berkualitas tinggi di Jepang akan memberikan pengalaman berharga bagi peserta.

Pengalaman tersebut akan meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja global, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia secara terukur dan nyata.

Menteri Yassierli berharap kerja sama ini tidak hanya mempererat hubungan ketenagakerjaan Indonesia-Jepang, tetapi juga menjadi model kolaborasi internasional yang efektif. Model ini dapat ditiru untuk program peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor lain.

Dengan peningkatan kualitas SDM, Indonesia akan semakin siap menghadapi persaingan global dan meningkatkan perekonomian nasional. Program ini juga diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Ruang Lingkup Kerja Sama yang Komprehensif

MoU tersebut mencakup berbagai aspek penting untuk menjamin keberhasilan program pemagangan. Aspek tersebut termasuk promosi program, seleksi peserta, pelatihan pra-pemagangan, serta dukungan selama masa pemagangan.

Selain itu, MoU juga menitikberatkan pada pembinaan alumni PPT setelah kembali ke Indonesia. Pemberian pendampingan karir dan pelatihan tambahan akan membantu para alumni untuk mengembangkan karir mereka di Indonesia.

Konsultasi reguler antara kedua pihak akan memastikan kelancaran program dan adaptasi terhadap perkembangan terkini. Kerja sama ini juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan dampak jangka panjang bagi kedua negara.

Dengan adanya kerjasama yang komprehensif ini, diharapkan program pemagangan teknis Indonesia di Jepang dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi kedua negara.

Kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam program pemagangan teknis ini menandai sebuah langkah maju yang signifikan dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Keberhasilan program ini akan berdampak positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Also Read

Tags

Leave a Comment