Bos Buzzer Tersangka: Kasus Rintangan Gula-Timah Terbongkar

Redaksi

Bos Buzzer Tersangka: Kasus Rintangan Gula-Timah Terbongkar
Sumber: Detik.com

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan MAM, seorang bos buzzer, sebagai tersangka kasus perintangan penyidikan korupsi impor gula dan tata niaga timah. Peran MAM signifikan dalam kasus ini, terutama dalam pembentukan dan pengelolaan tim buzzer yang menyebarkan narasi negatif.

Penetapan tersangka ini berkaitan erat dengan peran Direktur Pemberitaan JakTV nonaktif, Tian Bahtiar (TB), yang juga terlibat dalam penyebaran informasi menyesatkan.

Peran MAM dalam Tim Buzzer dan Penyebaran Narasi Negatif

MAM, atas permintaan Marcella Santoso (MS), membentuk tim “Cyber Army” berjumlah 150 orang. Tim ini dibagi menjadi lima kelompok, masing-masing diberi nama Tim Mustafa I hingga V.

Para buzzer dalam tim ini digerakkan dan dibayar MAM sekitar Rp 1,5 juta per orang. Tugas mereka adalah merespon dan menyebarkan komentar negatif terhadap berita dan konten negatif tentang penanganan kasus korupsi yang dibuat oleh Tian Bahtiar (TB).

Narasi negatif ini menyasar proses penyidikan, penuntutan, hingga persidangan yang sedang berlangsung. Hal ini dimaksudkan untuk menghambat proses hukum.

Produksi Konten Negatif dan Perusakan Barang Bukti

Selain mengelola tim buzzer, MAM juga secara aktif memproduksi video dan konten negatif tentang Kejagung.

Konten-konten tersebut disebar melalui berbagai platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Twitter. Isi kontennya bertujuan untuk mendiskreditkan kinerja Kejagung.

Konten-konten yang dibuat juga mempertanyakan metodologi penghitungan kerugian negara yang dilakukan oleh ahli yang dihadirkan Kejagung.

Lebih lanjut, MAM juga terbukti merusak dan menghilangkan barang bukti berupa handphone berisi percakapan dengan MS dan Junaedi Saibi (JS) terkait konten negatif tersebut.

Upaya Menggagalkan Penanganan Kasus Korupsi

Secara keseluruhan, tindakan MAM dan timnya bertujuan untuk menggagalkan penanganan kasus korupsi impor gula dan tata niaga timah.

Tim buzzer yang digerakkan MAM secara masif menyebarkan konten negatif melalui berbagai media sosial untuk mempengaruhi opini publik dan menghambat proses hukum.

Tindakan perusakan barang bukti semakin memperkuat dugaan upaya perintangan penyidikan yang dilakukan oleh MAM dan para tersangka lainnya.

Kasus ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman perintangan penyidikan dan betapa pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku yang mencoba menggagalkan proses penegakan hukum.

Penetapan MAM sebagai tersangka menjadi langkah penting dalam mengungkap jaringan penyebaran informasi sesat dan upaya perintangan penyidikan dalam kasus korupsi ini. Semoga proses hukum selanjutnya dapat berjalan dengan adil dan transparan.

Also Read

Tags

Leave a Comment