Met Gala 2025, perhelatan mode tahunan bergengsi di Metropolitan Museum of Art, New York City, telah sukses digelar pada Senin, 5 Mei 2025. Acara ini menyajikan sebuah perayaan unik dan bermakna, mengusung tema “Superfine: Tailoring Black Style” dengan dress code “Tailored for You”.
Tema tersebut terinspirasi dari buku Monica L Miller, *Slave to Fashion: Black Dandyism and the Styling of Black Diasporic Identity* (2009). Met Gala 2025 menghormati dan mengeksplorasi warisan dandyisme kulit hitam serta bagaimana mereka mengekspresikan identitas melalui busana. Pilihan tema ini mencerminkan komitmen terus-menerus untuk mengakui dan merayakan kontribusi budaya yang beragam dalam dunia mode.
Para Penguasa Panggung Met Gala 2025
Acara bergengsi ini dipandu oleh figur-figur berpengaruh di dunia mode. Anna Wintour, editor Vogue yang selalu menjadi tulang punggung Met Gala, kembali memimpin acara tahun ini.
Ia berkolaborasi dengan empat *co-chair* yang mewakili keunggulan orang kulit hitam di berbagai bidang. Colman Domingo, Lewis Hamilton, A$AP Rocky, dan Pharrell Williams terpilih sebagai *co-chair* dan memberikan sentuhan unik pada perhelatan ini.
Deretan Bintang yang Hadir dan Menghiasi Red Carpet
Met Gala 2025 tidak hanya menampilkan *host* yang berpengaruh, tetapi juga dihadiri oleh selebriti papan atas dari berbagai industri. Beyonce, Rihanna, Zendaya, dan Jennifer Lopez mewarnai red carpet dengan gaya dan kehadiran mereka yang memukau.
Namun, beberapa nama besar seperti Blake Lively dan Gisele Bundchen tidak terlihat pada acara tersebut. Kehadiran dan ketidakhadiran selebriti ini sendiri telah menjadi bagian dari perbincangan yang menarik seputar Met Gala setiap tahunnya.
Di Luar Red Carpet: Panitia dan Makna di Balik Tema
Selain para selebriti, Met Gala 2025 juga dimeriahkan oleh para panitia acara yang berprestasi di bidangnya. Atlet Simone Biles, sutradara film Spike Lee, aktris Ayo Edebiri, bintang pop Doechii, Usher, Tyla, Janelle Monae dan Andre 3000, penulis Chimamanda Ngozi Adichie, dan penulis drama Jeremy O Harris ikut serta dalam kesuksesan acara ini.
Para panitia ini, bersama dengan para *host* dan tamu undangan, menjadikan Met Gala 2025 lebih dari sekedar acara mode. Acara ini merupakan pernyataan kuat tentang pentingnya representasi dan perayaan warisan budaya kulit hitam dalam dunia mode dan sekaligus menjadi suatu peristiwa yang menginspirasi.
Tema “Superfine: Tailoring Black Style” bukan hanya sekedar tema; ini adalah sebuah pernyataan yang menunjukkan komitmen untuk memberdayakan dan mengangkat suara yang sering terpinggirkan. Met Gala 2025, dengan semua pesonanya, berhasil menghubungkan mode dengan sejarah dan budaya dengan cara yang bermakna dan menarik. Perhelatan ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan terus-menerus industri mode untuk menjadi lebih inklusif dan representatif.





