Perayaan Paskah 2025 di Jakarta International Velodrome (JIV) menjadi ajang deklarasi optimisme Pemprov DKI Jakarta terhadap masa depan kota. Acara yang dihadiri sekitar 4.000 ASN, pegawai BUMD, anggota DPRD, dan pelajar ini menekankan nilai-nilai toleransi sebagai fondasi Jakarta sebagai kota global.
Kepala Kerja Sama Pemprov DKI Jakarta dan Ketua Panitia Paskah 2025, Marulina Dewi, meyakini Jakarta masih memiliki modal kuat dalam hal toleransi antarwarga. Hal ini menjadi kunci penting dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global yang inklusif.
Jakarta Menuju Kota Global: Toleransi sebagai Fondasi
Acara Paskah 2025 yang bertema ‘Damai Sejahtera untuk Jakarta’ diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai Paskah ke dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai ini dinilai krusial bagi para pelayan masyarakat di kota yang heterogen seperti Jakarta.
Marulina Dewi menekankan pentingnya mengaktualisasikan nilai-nilai Paskah dalam kehidupan sehari-hari dan tugas sebagai abdi masyarakat. Hal ini dianggap sebagai kunci keberhasilan dalam membangun Jakarta sebagai kota global yang harmonis.
Tali Kasih Pemprov DKI: Menjangkau Berbagai Komunitas
Dalam perayaan tersebut, Pemprov DKI Jakarta turut menyalurkan bantuan kepada berbagai komunitas. Penerima bantuan meliputi komunitas lintas agama dan penyandang disabilitas.
Beberapa organisasi yang menerima tali kasih antara lain PSAA Dorkas, Yayasan Pondok Kasih Agape, Yayasan Kasih Anugerah, Panti Asuhan Anni’mah, serta organisasi disabilitas seperti HDWI, Gerkatin, Pertuni, dan PPDI. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemprov DKI terhadap keberagaman masyarakatnya.
Apresiasi dan Harapan untuk Masa Depan Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi semangat toleransi yang ditunjukkan dalam perayaan Paskah tersebut. Ia melihat perayaan ini sebagai momentum penting.
Rano berharap perayaan Paskah dapat memperkuat dedikasi, tanggung jawab, dan kepedulian sosial jajaran Pemprov DKI. Semangat kebersamaan dan toleransi diharapkan mampu mendorong pembangunan Jakarta yang lebih baik.
Rano menutup sambutannya dengan harapan agar nilai-nilai kasih dan kepedulian terhadap sesama selalu menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan. Hal ini menjadi kunci keberhasilan dalam membangun Jakarta yang lebih maju dan inklusif.
Perayaan Paskah 2025 di Jakarta bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga merupakan manifestasi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota yang toleran, inklusif, dan berkelanjutan. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan dalam acara ini menjadi modal berharga dalam mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global di masa depan.





