Malam Selasa, 11 Juni 2025, menjadi saksi bisu kemunculan langka Melania Trump di karpet merah. Kehadirannya di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington D.C., mendampingi suaminya, Presiden Donald Trump, menarik perhatian di tengah situasi Los Angeles yang sedang memanas akibat kerusuhan.
Penampilan mantan Ibu Negara Amerika Serikat ini di tengah gejolak politik dan sosial tersebut menjadi sorotan media. Berikut paparan lengkap mengenai kemunculan Melania Trump dan konteksnya.
Penampilan Anggun Melania Trump di Tengah Kerusuhan Los Angeles
Melania Trump terlihat anggun dalam balutan gaun hitam yang dihiasi sabuk emas dan sepatu hak perak. Penampilannya ini kontras dengan situasi di Los Angeles, yang sedang dilanda kerusuhan.
Presiden Trump sendiri tampil formal dengan setelan tuksedo hitam. Keduanya hadir untuk menyaksikan pertunjukan musikal Les Misérables.
Mereka juga ditemani oleh Wakil Presiden JD Vance dan istrinya, Usha Vance. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini di tengah situasi yang tidak menentu menimbulkan berbagai spekulasi.
Respon Trump Terhadap Kerusuhan dan Boikot Les Misérables
Saat ditanya mengenai pertunjukan panggung pertama yang pernah disaksikan, Melania menjawab singkat, “Phantom of the Opera,” sementara Trump menyebut “Cats”.
Ketika ditanya karakter favoritnya dalam Les Misérables, Trump menjawab ambigu, “Itu sulit. Saya tidak tahu,” yang memicu spekulasi di media sosial.
Presiden Trump juga menanggapi isu boikot dari beberapa aktor musikal yang dilaporkan menolak tampil karena kehadirannya.
CNN melaporkan beberapa anggota pemeran Les Misérables mempertimbangkan untuk tidak tampil sebagai protes terhadap kebijakan Trump, terutama terkait penggerebekan besar-besaran oleh ICE yang memicu demonstrasi di Los Angeles.
Namun, Trump menanggapi dengan santai, “Saya tidak peduli sama sekali. Saya hanya menjalankan negara dengan baik. Rakyat senang.” Ia mengklaim intervensi militer mencegah kerusuhan meluas di Los Angeles.
Ia menambahkan, “Kalau bukan karena saya mengirim Garda Nasional, LA mungkin sudah terbakar.” Lebih dari 4.000 personel Garda Nasional dan 700 Marinir dikerahkan ke Los Angeles—jumlah yang lebih besar dari penempatan militer AS di Irak dan Suriah.
Analisis Situasi dan Implikasi Politik
Kehadiran Melania dan Donald Trump di acara tersebut dapat diinterpretasikan sebagai upaya untuk menunjukkan kekuatan dan stabilitas pemerintahan di tengah kekacauan.
Namun, hal ini juga dapat dilihat sebagai sikap tidak peka terhadap isu sosial dan politik yang sedang terjadi di Los Angeles.
Jumlah pasukan yang dikerahkan ke Los Angeles menunjukkan tingkat keparahan situasi dan tindakan tegas pemerintah menghadapi protes tersebut.
Perbedaan respon antara Trump dan Melania terhadap pertanyaan seputar Les Misérables juga menarik perhatian, menggarisbawahi perbedaan gaya komunikasi dan citra publik mereka.
Secara keseluruhan, kemunculan Melania Trump di karpet merah di tengah kerusuhan di Los Angeles menjadi momen yang penuh simbolisme dan menunjukkan kompleksitas situasi politik Amerika Serikat pada saat itu. Tanggapan Trump yang cenderung mengabaikan permasalahan sosial dan menekankan kekuatan militer menunjukkan gaya kepemimpinannya yang kontroversial.




