Pamekasan, sebuah kabupaten di Pulau Madura, Jawa Timur, menawarkan lebih dari sekadar keindahan pantai. Destinasi wisata ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang menggugah selera dan ramah di kantong. Berbagai hidangan khas dengan cita rasa unik dan autentik siap memanjakan lidah para pengunjung. Rasakan sensasi kelezatan kuliner Madura yang tak terlupakan selama liburan Anda di Pamekasan.
Pilihan kuliner di Pamekasan sangat beragam, mulai dari hidangan berkuah hingga makanan kering yang lezat. Harga yang terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin menikmati cita rasa lokal tanpa perlu khawatir menguras isi dompet. Berikut beberapa rekomendasi kuliner khas Pamekasan yang wajib Anda coba.
Nasi Jajan: Cita Rasa Madura yang Unik
Nasi Jajan, sepintas mirip dengan nasi krawu Gresik. Namun, sentuhan khas Madura membuatnya berbeda. Nasi ini disajikan dengan bungkus daun pisang atau kertas minyak.
Kombinasi serundeng kelapa gurih, sambal goreng kentang yang lezat, daging sapi kering renyah, kuah semur manis gurih, dan telur petis menjadi daya tarik utamanya.
Anda bisa menemukan Nasi Jajan di Warung Nasi Jejen Jamila, Jl. KH. Agus Salim No.51, Rw. 08, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan. Harga seporsi Nasi Jajan mulai dari belasan ribu rupiah.
Lontong Campor Lorjuk: Kuliner Segar dengan Kerang Bambu
Lontong Campor, hidangan mirip soto ini, memiliki ciri khas tersendiri. Tambahan kerupuk singkong Madura renyah, yang dikenal sebagai “tette”, menambah tekstur dan rasa.
Lontong, tauge, dan kuah beraroma bawang yang kaya rempah dipadukan dengan bumbu rujak dan kerang bambu (lorjuk) menciptakan cita rasa unik. Warung Campor Lorjuk & Soto Babat Bu Subairah di Mungging, Majungan, Kecamatan Pademawu, menjadi salah satu tempat untuk mencicipinya. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp10.000.
Sate Lalat: Sajian Mini dengan Rasa Maksimal
Jangan salah sangka, Sate Lalat bukan terbuat dari lalat. Nama unik ini terinspirasi dari ukuran potongan dagingnya yang kecil-kecil seperti lalat.
Sate ini terbuat dari potongan kecil daging sapi, ayam, kambing, atau kelinci yang dibakar. Sajian ini umumnya disajikan dengan bumbu kacang khas dan kecap manis, paling nikmat disantap bersama lontong atau nasi. Anda dapat menemukannya di Warung Sate Lalat Pak Ento, Kawasan Sae Salera, Jl. Niaga, Rw. 03, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan. Harga mulai dari belasan ribu rupiah.
Rujak Cingur dan Soto Ayam Toronan: Dua Cita Rasa Khas Pamekasan
Rujak Cingur Pamekasan memiliki perbedaan dengan rujak cingur Surabaya. Petis Madura dan taburan kerupuk tette menjadi pembeda utama.
Selain cingur dan sayuran, hanya tahu yang digunakan sebagai tambahan protein, tanpa tempe. Rujak Cingur mudah ditemukan di berbagai penjuru Pamekasan, dengan harga mulai Rp10.000.
Soto Ayam Toronan, kuliner lain khas Pamekasan, juga patut dicoba. Menggunakan daging ayam kampung, tauge goreng, kentang, dan keripik ancur (semacam peyek), soto ini disajikan dengan kuah bening yang kaya rempah. Soto ini sangat nikmat disantap dengan lontong, ketupat, atau nasi. Anda dapat menemukan Soto Ayam Toronan di warung Soyo Toronan, Jl. Niaga, Rw. 03, Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, dengan harga mulai Rp10.000.
Berwisata kuliner di Pamekasan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Keunikan cita rasa dan harga yang terjangkau menjadikan Pamekasan sebagai destinasi wisata kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan kuliner khas Madura ini saat berkunjung ke Pamekasan. Selamat menikmati!





