5 Kuliner Legendaris Kuningan: Rasa Asli, Wajib Coba!

Redaksi

5 Kuliner Legendaris Kuningan: Rasa Asli, Wajib Coba!
Sumber: Pikiran-rakyat.com

Kuningan, kabupaten di Jawa Barat, tak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga kekayaan kuliner yang autentik dan menggugah selera. Bagi para pelancong yang ingin merasakan cita rasa lokal, Kuningan menyajikan beragam hidangan legendaris dengan harga terjangkau. Berikut beberapa kuliner khas Kuningan yang patut dicoba:

Rujak Kangkung: Sensasi Asin dan Asam yang Menggoda

Rujak kangkung merupakan hidangan ikonik Kuningan. Sayuran kangkung yang direbus disiram dengan bumbu rujak yang unik.

Bumbu rujak kangkung berbeda dari rujak buah, lebih cenderung asin dan asam, diperkaya aroma terasi. Selain kangkung, biasanya ditambahkan tauge atau kacang panjang untuk menambah kesegaran.

Rujak kangkung kerap disajikan bersama kerupuk mi kuning. Anda dapat menemukannya di Warung Kuliner Rujak Kangkung dan Tutut di Jl. RE. Martadinata No.111, Ciporang, Kuningan.

Harga per porsinya sekitar Rp10.000.

Nasi Kasreng: Cita Rasa Campuran yang Unik

Di daerah Luragung, menunggu Anda sajian nasi kasreng. Konsepnya mirip nasi rames, namun lauknya yang membedakan.

Selain ayam goreng atau protein lain, nasi kasreng dilengkapi udang rebon, tauge mentah, dan sambal. Kombinasi ini menciptakan rasa yang khas dan unik.

Nasi Kasreng Luragung Mandiri di Luragunglandeuh, Kec. Luragung, Kabupaten Kuningan adalah salah satu tempat untuk mencicipinya. Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp5.000 per bungkus.

Tahu Kecap (Hucap): Manisnya Kecap yang Menggoda

Hucap, singkatan dari tahu dan kecap, adalah makanan khas Kuningan yang tampilannya mirip kupat tahu. Namun, rasanya lebih manis karena penggunaan kecap yang lebih melimpah.

Berbeda dengan kupat tahu pada umumnya, hucap tidak menggunakan tauge atau kondimen tambahan. Komposisinya sederhana: potongan ketupat lembut, tahu goreng, dan siraman saus kacang serta kecap.

Anda bisa mencicipi Hucap di Kupat Tahu Top Hj. Ma Iroh, Jl. Dewi Sartika, Kuningan. Harganya pun relatif murah, mulai dari belasan ribu rupiah.

Tahu Lamping: Kelembutan yang Menakjubkan

Tahu lamping, juga dikenal sebagai tahu susu atau tahu kopeci, memiliki tekstur yang berbeda dari tahu Sumedang.

Tahu Sumedang terkenal renyah, sementara tahu lamping Kuningan memiliki kulit basah dan lembut. Rasa terbaik dinikmati hangat dengan cabai rawit dan lontong.

Tahu Lamping bisa ditemukan di Jl. Raya Maniskidul, Manislor, Kec. Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Harga per bijinya sangat ekonomis, mulai dari Rp2.000-an.

Kwecang: Manisnya Ketan yang Terbungkus Daun Bambu

Selain makanan gurih, Kuningan juga menawarkan Kwecang, kuliner manis yang unik. Bentuknya mirip bacang, namun rasanya justru manis.

Kwecang terbuat dari beras ketan yang dicampur air kapur, kemudian dibungkus daun bambu. Biasanya disajikan dengan cocolan gula pasir.

Anda dapat menemukan Kwecang di pasar tradisional dengan harga sekitar Rp19.000 per ikat.

Kuliner Kuningan menawarkan pengalaman cita rasa yang beragam dan autentik. Dengan harga yang terjangkau, para wisatawan dapat menikmati kelezatan kuliner lokal ini tanpa khawatir akan menguras dompet. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang berencana mengunjungi Kuningan.

Also Read

Tags

Leave a Comment