Drama Korea, dengan kisah-kisah cinta yang memikat, tak hanya menyajikan alur cerita yang menarik. Serial-serial ini juga secara tak langsung memperkenalkan berbagai kuliner tradisional Korea yang lezat dan menggugah selera, meningkatkan popularitasnya di kancah internasional. Banyak penonton yang terinspirasi untuk mencicipi makanan-makanan tersebut setelah menyaksikannya di layar kaca. Berikut beberapa di antaranya yang semakin populer berkat drama Korea.
Kuliner Korea yang Populer Berkat Drama
Drama Korea seringkali menampilkan adegan-adegan yang menampilkan makanan Korea, membuat makanan tersebut terlihat begitu menggiurkan. Hal ini telah meningkatkan popularitas beberapa hidangan tradisional Korea di seluruh dunia. Penggambaran yang menarik dalam konteks cerita yang emosional membuat makanan tersebut menjadi lebih dari sekadar hidangan, tetapi juga bagian dari pengalaman menonton itu sendiri.
Makanan Ringan yang Menggoda
Ramyeon, mie instan Korea yang merakyat, seringkali menjadi pilihan praktis dalam drama. Kita sering melihatnya disantap oleh tokoh utama saat lapar atau sebagai momen berbagi bersama pasangan, seperti dalam *My Love From the Star* dan *Reply 1988*. Corn dog, camilan lezat yang terdiri dari hot dog atau cheese stick yang dilapisi adonan tepung beras manis, mendapatkan sorotan berkat drama *Start-Up*. Kehadirannya dalam adegan antara Nam Do-san dan Han Ji-pyeong sukses meningkatkan popularitasnya. Tteokbokki, kue beras pedas yang populer sebagai jajanan kaki lima, juga sering muncul sebagai camilan atau teman makan ramyeon dalam berbagai drama. Rasa pedasnya yang khas menjadi daya tarik tersendiri. Hotteok, pancake manis isi gula merah, kacang, dan kayu manis, menambah daftar kuliner populer yang tampil menawan dalam *Winter Sonata*, khususnya pada adegan-adegan musim dingin. Hangatnya dan rasa manisnya menjadi pengobat dahaga dan rasa lapar.
Hidangan Utama yang Menggugah Selera
Sundubu-jjigae, sup tahu lembut yang kaya rasa, semakin dikenal luas berkat drama *Itaewon Class*. Kombinasi kaldu ikan, kimchi, lobak, rumput laut, dan tahu menciptakan cita rasa yang unik dan menggugah selera. Korean Fried Chicken, ayam goreng tepung dengan cita rasa khas Korea, sering muncul sebagai teman minum atau santapan santai dalam *Goblin* dan *Crash Landing on You*. Teksturnya yang renyah dan bumbunya yang gurih membuat hidangan ini sulit untuk ditolak. Bibimbap, hidangan nasi campur yang penuh warna dengan berbagai sayuran, telur, daging, dan saus gochujang, juga sering menjadi sajian dalam drama seperti *The Master’s Sun* dan *Descendants of the Sun*. Kombinasi rasa dan warna yang menarik membuat Bibimbap menjadi hidangan yang kaya dan menggugah selera. Jajangmyeon, mie dengan saus kacang hitam kental yang menjadi comfort food bagi banyak orang Korea, sering muncul di drama seperti *Weightlifting Fairy Kim Bok-joo*. Tekstur mienya yang lembut dan sausnya yang kaya rasa menjadikannya hidangan yang disukai berbagai kalangan.
Pendamping Sajian yang Tak Tergantikan
Kimchi, hidangan fermentasi dari kubis napa yang dibumbui cabai, bawang putih, dan jahe, merupakan simbol kuliner Korea yang sehat dan kaya rasa. Kehadirannya hampir selalu ada sebagai pendamping hidangan utama dalam berbagai drama Korea. Banchan, berbagai macam lauk pauk kecil seperti kimchi, ikan teri, atau sayuran acar, juga selalu hadir dalam hampir setiap drama Korea, menyempurnakan hidangan utama dan menggambarkan tradisi makan bersama keluarga atau teman. Sajian ini menunjukkan keanekaragaman dan keseimbangan rasa dalam makanan Korea.
Dampak Drama Korea terhadap Popularitas Kuliner
Kehadiran makanan-makanan tersebut dalam drama Korea bukan sekadar sebagai properti pengisi adegan. Lebih dari itu, penggambaran yang apik dan detail, ditambah dengan konteks cerita yang emosional, menjadikan makanan tersebut bagian integral dari keseluruhan drama. Hal inilah yang kemudian turut serta dalam meningkatkan popularitas kuliner Korea di luar negeri. Banyak restoran Korea di luar negeri yang melaporkan peningkatan penjualan menu-menu yang ditampilkan dalam drama populer. Para penonton pun secara aktif mencari resep dan mencoba membuat sendiri makanan-makanan tersebut di rumah.
Kesimpulan
Drama Korea tak hanya berhasil memikat hati penonton dengan kisah cinta dan dramanya yang memilukan. Lebih dari itu, serial-serial ini juga berperan penting dalam memperkenalkan dan mempopulerkan kekayaan kuliner Korea kepada dunia. Dari makanan ringan hingga hidangan utama, setiap hidangan yang ditampilkan memiliki pesonanya masing-masing, membangkitkan rasa ingin tahu dan menggugah selera penonton untuk mencobanya sendiri. Fenomena ini menunjukkan bagaimana kekuatan media visual dapat mempengaruhi tren kuliner global.





